Terbentuknya Negara Jerman

17 Jun

Kongres Wina

Kongres Wina adalah sebuah pertemuan antara para wakil dari kekuatan-kekuatan besar di Eropa. Pertemuan ini dipimpin oleh negarawan Austria, Klemens Wenzel von Metternich dan diadakan di Wina, Austria dari 1 September 1814 hingga 9 Juni 1815. Tujuannya adalah untuk menentukan kembali peta politik di Eropa setelah kekalahan Perancis kekuasaan Napoleon pada musim semi sebelumnya.

Perbicangan dalam kongres ini tetap berlanjut meskipun Napoleon Bonaparte, mantan Kaisar Perancis kembali dari pengasingan dan melanjutkan kekuasaan di Perancis pada Maret 1815 setelah meloloskan diri dari Pulau Elba. Pasal Terakhir Kongres ditandatangani sembilan hari sebelum kekalahan terakhir Napoleon pada Pertempuran Waterloo 18 Juni 1815.Kongres ini berjalan menurut du prinsip yaitu “Legitimasi” yang berarti mengembalikan raja-raja legitim ke tahta masing –masing sesuai dengan batas-batas kerajaan sebelum zaman pra-revolusi.”Kompensasi”yang berarti bahwa Negara –negara yang kehilangan wilayah akan diberikan ganti rugi. Secara teknis, “Kongres Wina” sebanrnya tidak pernah dilaksanakan, karena Kongres tersebut tidak pernah bersidang dalam sesi pleno, namun hanya berbincang dalam sesi-sesi informal yang dihadiri para kekuatan besar.Beberapa pemimpin dan wakil negara yang hadir:Pangeran Metternich dari Austria,Viscount Castlereagh (Britania Raya),Tsar Alexander I dari Rusia,Charles Maurice de Talleyrand-Perigord (Perancis.

Konfederasi Jerman

Sebelum dibentuknya Konfederasi Jerman, setelah runtuhnya Kekaisaran Roma Suci (1806), maka antara tahun 1806-1815 dibentuklah Konfederasi Rhine oleh Napoleon. Konfederasi ini merupakan bagian dari wilayah Perancis. Jumlah negara anggota Konfederasi Rhine ini tidak sebanyak ketika masa Kekaisaran Roma Suci. Akan tetapi Konfederasi Rhine ini tidak bertahan lama. Setepah kegagalan kegagalan invasi Napoleon ke Rusia pada tahun 1813 maka Konfederasi ini pun ikut runtuh.

Setelah diadakannya Konggres Wina pada tahun 1815 yang salah satu resoluainya menyatakan akan dibentuknya suatu Konfederasi yang terdiri dari negara-negara bekas wilayah Kekaisaran Roma Suci. Konfederasi ini diberi nama Konfederasi Jerman yang berada di bawah kekuasaan Austria. Negara Anggota

Dalam Konfederasi Jerman ini terdapat 36 negara anggota yaitu :

* Kekaisaran Austria

* Anhalt-Cöthen

* Prussia

* Hohenzollern-Hechingen

* Holstein,

* Hohenzollern-Siegmaringen

* Bavaria

* Nassau

* Saxony

* Liechtenstein

* Luxemburg

* Schwarzburg-Sondershausen

* Hannover

* Schwarzburg-Rudolstadt

* Hessen

* Waldeck-Pyrmont

* Sachsen-Weimar

* Reuß of senior line

* Sachsen-Gotha

* Reuß of junior line (Schaumburg-Lippe

* Sachsen-Coburg-Meiningen

* Lippe ( Detmold)

* Sachsen-Hildburgshausen

* Lübeck

* Sachsen-Coburg-Saalfeld

* Frankfurt

* Braunschweig-Wolfenbüttel

* Bremen

* Holstein-Oldenburg

* Anhalt-Bernburg

* Mecklenburg-Schwerin

* Anhalt-Cöthen

* Mecklenburg-Strelitz

* Hohenzollern-Hechingen

* Anhalt-Dessau

* Hamburg

* Anhalt-Bernburg

Akan tetapi ada tiga wilayah lagi yang bergabung kemudian yaitu Württemberg dan Baden bergabung yang bergabung pada tanggal 26 Juli dan 1 September 1815. Selain itu wilayah Hesse-Homburg, yang sebelumnya di bawah kedaulatan Hessen-Darmstadt, bergabung pada tanggal 7 Juli 1817.selain itu juga terdapat 4 kota merdeka yaitu Hamburg,Bremen,Lubeck,Frankfrut yang tergabung dalam Konfederasi Jerman yang mempunyai sebuah parlement (Bundestag,diet) federal.salah satu pasal ynag menarik perhatian adalah bahwa setiap Negara anggota Konfederasi Jerman akan mendaptkan sebuah konstitusi yang didasarkan atas sebuah dewan perwakilan rakyat.

Runtuhnya Konfederasi Jerman

Konfederasi Jerman dapat bertahan terus sampai terjadinya konflik antara Prussia dan Austria. Pada tanggal 14 Juni 1866, Pemerintah Prusia mengumumkan Konfederasi Jerman dibubarkan dan diumumkan peperangan oleh Austria terhadap Prussia. Peperangan itu dengan cepat dapat dimenangkan oleh Prusia. Austria menandatangani perjanjian damai Praha ( 23 Agustus 1866). Sejak saat itu kekuasaan negara-negara Jerman berada di tangan Prussia.

Konfederasi Jerman Utara (dalam bahasa Jerman Norddeutscher Bund) terbentuk pada tahun 1867, mengikuti runtuhnya Konfederasi Jerman. Dibentuk oleh 22 negara Jerman bagian utara, ia secara efektif merupakan pengelompokan transisional dan hanya ada sampai didirikannya Kekaisaran Jerman pada tahun 1871. Namun hal ini mengokohkan penguasaan Prusia atas Jerman bagian utara dan memancarkan kuasa yang sama melalui Zollverein (Uni Perbatasan) dan perjanjian perdamaian rahasia (disetujui dengan negara-negara selatan pada hari sebelum berlakunya Perdamaian Praha) di Jerman bagian selatan. Pantas diperhatikan, Konfederasi ini tidak mengikut sertakan Austria dan Bayern. Meski ia tidak ada lagi semenjak dibentuknya Kekaisaran Jerman pada tahun 1871, ia merupakan dasar pembangunan konstitusi Jerman tahun 1871. Konstitusi ini memberikan kekuasaan besar pada kanselir baru, Bismarck yang ditunjuk menjadi kepala Dewan Federal (Bundesrat) Prusia. Hal ini membuat sang kanselir ‘bertanggung jawab’ namun tidak bisa disalahkan Reichstag (Parlemen Jerman). Berkat hal ini Bismarck bisa menjadi penghubung antara rakyat dan sang Kaisar. Namun konstitusi ini secara relatif bersifat konservatif. Sang kanselir tetap memiliki kekuasaan untuk mengatur anggaran militer setelah ada krisis konstitusional yang menelan Kaisar Wilhelm I pada 1862. Undang-undang juga melarang beberapa pegawai negeri untuk menjadi anggota Reichstag,terutama mereka yang menjadi lawan utama Bismarck pada tahun 1860-an.

Federasi ini dibentuk setelah Prusia mengalahkan Austria pada Perang Austria-Prusia di tahun 1866. Otto von Bismarck membuat konstitusi ini yang mulai berlaku pada 1 Juli 1867, dengan Raja Prusia, Wilhelm I, sebagai kepalanya dan Bismarck sebagai kanselirnya. Negara-negara (bagian) diwakili di Dewan Federal (Bundesrat) dengan 43 kursi (Prusia mendapatkan 17 kursi). Terutama yang patut disinggung di sini ialah bahwa Bismarck memperkenalkan hak pilih semesta kepada pria di Konfederasi ini untuk pemilihan umum Reichstag. Keanggotaan Dewan Federal atau Bundesrat diperluas sebelum tahun 1871 dengan didirikannya Parlemen Zollverein pada 1867, sebuah usaha untuk mendekatkan persatuan dengan negara-negara selatan dengan memperbolehkan mereka mengirimkan wakil ke Dewan Federal.

Mengikuti dikalahkannya Perancis oleh Prusia pada Perang Perancis-Prusia pada tahun 1871, Bayern, Württemberg, dan Baden (bersama beberapa bagian Hessen yang belum masuk Federasi), bergabung dan dengan negara-negara lainnya lalu membentuk Kekaisaran Jerman. Wilhem I lalu mengambil gelar Kaisar Jerman.

Burschanschaften dan akibatnya

Mahasiswa-mahasiswa bergerak dalam Burschanschaften menuntut pemerintahan dan Negara Jerman yang demokratis .Agitasi liberal dan nasional timbul dikalangan mahasiswa yang berpusat di universitas –universitas,terutama yang ada diluar Prusia dan Austria ,Para mahasiswa ini mendapatkan latihan Fisik disekolah Trunvater Jhan (1778-1852)seorang patriot Jerman .Ia juga bekerja sama dengan Burschanschaften,yang pertama didirikan di Universitas Jena dan kemudian berkembang diseluruh Jerman Utara.Antusiasisme ini memuncak pada saat diadakan Pesta Wartburg 18 okober 1817,untuk memperingati Luther dan Reformasi .dalam api unggun mereka membakar symbol-simbol penindasan dan sensor.

Pembunuhan atas August Von Kotsebue seorang penulis sandiwara dan dianggap sebagai mata-mata rusia, oleh Karl Sand, seorang mahasiswa sehingga menyebabkan dikeluarkannya dekrit-dekrit Karlsbad (September 1819) oleh Metternic dengan persetujuan para penguasa Negara-negara lain pada waktu mereka berkumpul di Karlsbad.Dekrit ini sangat reaksioner ,pengawasan diadakan di universitas sehingga professor dan mahasiswa mendapat sensor yang ketat.

Revolusi 1830 dan 1848

Pada tahun 1830 di Jerman terjadi pemberontakan di Braunschweig, Hasen-Kassel dan Saksen dengan akibat penguasa-penguasa Braunschweig, Hasen-Kassel turun tahta dan Saksen mendapat konstitusi modern.revolusi-revolusi 1848 sangat kompleks.Vrit Valentin,seorang ahli periode 1848 di Jerman berpendapat bahwa ada tiga aktifitas pada periode ini yaitu Liberalisme,Nasionalisme dan sosialisme.Negara-negara Jerman ingin mendapatkan perunbahan konstitusional dari pemerintah masing-masing yang masih kolot.

Pola Revolusi 1848 di Jerman berbeda dar pola umum.Raja Ludwig I von Wittelbach (memerintah 1825-1848) dari Bayernjatuh hat pada seorang penari tarian spanyol Lola Montez ,kelahiran Irlandia.Ludwig memberikan gelar bangsawan padanya dan memberikan sebuah rumah di Manchen.pengaruh Lola montez atas Raja dan pemerintahan tidak dibenerkan oleh bangsawan dan mahasiswa sehingga terjadi demonstrasi yang memeksa Lola Montez meninggalkan Manchen dan pergi ke amerika.Ludwig I pun akhirnya turun tahta dan digantikan anaknya ,Maxximilian II (1848-1864)

Di Baden,terjadi sebuah kerusuhan yang disebabkan pajak yang tinggi kepada para petani.akibatnya pemerintah Negara-negara Jerman bagian barat terpaksa mengeluarkan dekrit yang liberal dan mengganti menterinya.

Pemberontakan di Prusia terjadi pada 18 Maret 1848.Raja Friedrich Wilhelm IV telah membentuk cabinet baru dan mengumumkan bahwa perlement gabungan (Vereinigter Lanftag-United Diet) akan bertindak sebagai dewan konstituante dan re organisasi Jerman akan dilaksanakan .Rakyat berkumpul di Charkottenburg tetapi tita-tiba terjadi penembakan rakyat berlin marah dan terjadilah tembak –menembak.raja akhirnya mengeluarikan Maklima kepada penduduk berlin untuk meninggalkan brikade dan berjanji akan menarik tentara kembali.rakyat menurut dan tentara meninggalkan posisi.dua hari kemudian proklamasi kedua diadakan.Raja siap untuk memegang “Pimpinan suatu Negara Jerman”dan “Prusia akan meleburkan diri dalan negar Jerman” yang belum dirasakan maknanya. Vereinigter Lanftag berkumpul dan setuju untuk membentuk dewan nasional

Di Baden terjadi revolusi lagi yang diprakasai oleh Friedrich Hecker dan Gustave Von Struwe, orang republiken dan idealis.Mereka memutuskan memproklamasikan “Repuplik” untuk Jerman di Konstanz tentara yang mereka kumpulkan dikalahkan oleh Baden.

Parlement Frankfrut

Melihat revolusi bulan februari 1848 di Prancis maka raja-raja dalan Deutsche Bund takut terhadap rakyat disampinggerakan mempersatukan Jerman.Wakil-wakil rakyatdari semua Negara-negara Jerman berkumpul di Frankfrut dan menyebut dirinya Perlemen Sementara .Kemudian diadakan pemilihan umum dan terbentuklah Parlemnt Frankfrut. parlement ini didalamnya terdapat pertentangan antara lain

1. Partai Jerman Raya (Grossdeutsch)menghendaki Austria masuk dalam Jerman
2. Partai Jerman Kecil (Kleindeutsch)yang meghendaki Jerman tidak dengan Austria

Parlement mengoper kekeuasaan perlement Federal,karena mewakili seluruh rakyat Jerman Presiden Heinrich von Gagern mengusulkan agar Erzherzog Johan menjadi Kepala Eksekutif atau wakil Negara (Reichsverweser) karena ia terkenal sebagai seorang Liberal dan sangat aktif dalam pemerintahan ,setelah kepergiaan Matternich kemudian dibentuklah sebuah cabinet yang anggotanya terdiri atas orang-orang dari berbagai Negara Jerman tetapi pemerintahan Frankfrut tidak menyetujui tentara untuk melaksanakan keputusan-keputusan

Konstitusi selesai dan diterima pada tanggal 27 maret 1849.negara adalah federal dengan seorang kaisar yang turun-temurun.Kaisar mempunyai Veto yang menenguhkan Undang-undang.kekuasaan legislative berada dalam dua Majelis Tinggi (Landerkammer-staatnhaus) yang anggotanya diangkat oleh pemerintah dan badan Legislatif Negara-negara Jerman masing-masing dan majelis rendah (Abgeordnetenkammer-Volkhaus) yang anggotanya dipilih oleh laki-laki dalam pemilihan umum.pemerintahan Federal ini termasuk pengawasan atas persoalan ekonomi dan militer tetapi kekuasaan militer tetap berasa ditanggan Negara masing-masing.

Parlement memilih Friedrich Wilhelm IV dari Prusioa sebagai kaisar pertama dari bangsa Jerman dan suatu delegasi dibawah Heinrinrich Von Gagern menawarkan mahkota kepada Raja tersebut manun di tolak karena sebvagai seorang raja dengan Hak Suci Friedrich Wilhelm IV tidak bias menerimanya dari rakyat biasa yang bukan raja atau pangeran .Usaha modern pertama yang dilakukan untu mendirikan unifikasi Jerman telah gagal.
Usaha Untuk Mendirikan Negara Kesatuan Jerman

Friedrich Wilhelm IV mempunyai cita-cita menyatukan Jerman di

Bawah kekuasaannya ,temannya Joseph Maria von Radowitz seorang mempunyai rencana Uni Prusia sebuah federasi Negara-negara Jerman tanpa Austraia dengan pemerintahan pusat yang lebih kuat dari pada Parlement federal di Frankfrut.Dengan Austria akan diadakan aliansi kerjasama dibidang ekonomi.tujuannya adalah satu bangsa dan satu kekuatan Eropa Central yang besar di selatan seprti Wurttenberg da Bayern yang tidak ikut bergabung . Pada Bulan Oktober 1849 sebuah dewan bertemu di Erfirt untuk mengembangkan diri dan tinggal di Prusia dan beberapa Negara kecil yang takut akan kekuasaan Prusia sebuah parlemnt yang dibentuk di Erfurt pada tahun 1850,tidak berhasil mencapai tujuan dan Uni Prusia menangguhkan kegiatannya.

Pangeran felix Zu Scwarzenberg akan menghidupkan kembaliFederasi Jerman dari tahun 1815 dengan Ausria sebagai pemimpin.beberapa Negara kecil menyetujui gagasan inisituasi menjai krisis ketika terjadi konflik di Hassen –Kessel.Tsar Nicolas memberi dukungan kepada Austria,mengecam Prusia sehingga Negara tersebut di Olmutz antara Otto von Manteuffel dari PRusia dan Felix zu Schwarzenberg dari Austria.Prusia setuju dengan didirikannya kembali konfederasi Jerman dan parlemen federal.Kekalahan politis dai Jerman ini terkenal dalam sejarah sebagai “Penghinaan Olmutz”.

Raja Wilhelm ,pengganti Friedrich Wilhelm IVingin mengadakan perubahan-perubahan.peralatan modern tidak ada dan tipe-tipebaru persenjataan belum dikenal.Menurut undang-undang semua pemuda harus menjalankan dinas militer selama tiga tahun tetapi kebiasaan dalam tentara adalah melepaskan pemuda sesudah berdinas dua tahun atas dasar cuti,jadi rakyat menerima dua tahun sebagai hal yang biasa.pada tahun !859 jumlah tentara Prusia kecil dan ketika mobilisasi harus memanggil tentara cadangan (Landwehr). Landwehr ini lebih demokratis,perwiranya berasal dari berbagai golongan social.

Otto von Bismarck

Dia dilahirkan sebagai Otto Eduard Leopold Graf (Pangeran) von Bismarck di Schönhausen dan mempelajari hukum di Georg-August-Universitaet dan Universitas Humboldt. Pangeran Otto von Bismarck, Adipati Lauenburg (1 April 1815 – 30 Juli 1898) adalah salah seorang pemimpin yang menonjol pada abad ke-19.Dia mrupakan tokh penting dqalam terbentuknya Negara kesatuan Jerman Ia menjalankan Rovolusi sayap kiri tahun 1848 dan seperti kebanyakan rekan-rekannya ,mempercaai perlunua berbahasa Jerman untuk mebentuk suatu Negara kesatuan. sebagai Perdana Menteri Kerajaan Prusia (1862–1890) dia menyatukan Jerman (kecuali Austria) dengan berapa kali peperangan dan menjadi Kanselir pertama (1871–1890) Kekaisaran Jerman. Pada awalnya amat konservatif, bersifat kebangsawanan aristokrat, dan raja, Bismarck menindas pergerakan demokrasi sosial yang berkembang pada tahun 1880-an dengan melarang beberapa organisasi dan secara pragmatis memulai sistem penghargaan, asuransi kesehatan untuk pekerja. Dia digelari sebagai ‘Kanselir Besi’.

Peperangan Untuk Mendirikan Negara Kesatuan Jerman
Perang Denmark vs Prusia/Austria (1864)

Persoalan timbul mengenai daerah Schleswig dan Holstein.kongres Wina menunjukan menetapkan kedua daerah tersebut masuk dalam uni personil Denmark.Friedrich VII dari Denmark mengeluarkan sebuah konstitusi yang yang mendekatkan Schleswig dengan Denmark,meskipun politis belum bersatu jalan persatuan telah dirintis. Friedrich VII meninggal dan digantikan Crhistian IX Gluscburg yang menandatangani konstitusi tersebut pada tanggal 18 november 1863.Prusia marah ,konstitusi tersebut merupakan suatu penghinaan bagi nasionalisme Jerman,seakan-akan memasukan minoritas Jerman di Schleswig dalam Denmark,memecah dua daerah itu dan melanggar perjanjian London 1852.

Bismarck yang ingin menganeksir daerah itu menuntut supaya raja menarik konstitusi itu,tetapi Christian menolak dan dengan diplomasi lihai Bismarck dapat membujuk Austria untuk menduduki schleswig dan Holstein.Protes yang dikeluarkan Prusia dan Austria ditolak oleh Denmark sehingga pecahlah perang pada tahun 1864.dalam perang ini Denmark kalah dan melakukan Perdamaian Wina (1864) yang isinya Denmar melepaskan Schleswig dan Holstein.Dan kemudian Prusi dan Austria mengadakan Perjanjian Gasteintanggal 14 Agustus 1865 yang isinya

1. Austria dan Prusia memegang bersama kedaulatan atas Schleswig-Holstein
2. Urusan Holstein dipegang oleh Austria dan schleswig dipegang oleh Prusia

Perang Prusia vs Austria (1866)

Setelah perangDemark vs Prusia/Austria ,terbukti bahwa tentara Prusia lebih Unggul dari pada tentara Austria,maka BIsmark segera megadakan persiapan untuk memukul Austria .sebagai pencetus perang Prusia mengunakan Holsten sebagai alasan.Pada tahun 1866 Austria bertindak sekehendak sendiri di Holstein dengan tidak mengadakan perundingan dahulu denga Prusia ,sehingga melanggar Perjanjian Gastein.Akhirnya Prusia mengumumkan perang.

Persiapan yang dilakukan untuk menghadapi Austria adalah membujuk Prancis untuk tetap netral dan akan diberikan wilayah.Napoleon III setuju karena mengira perang akan berlangsung lama dan dia akan menjadi perantara dan dapat mengambil keuntungan dari itu..selain itu Bismarck juga mengadaka perjanjian dengan Italia untuk menyerang Austria dari selatan dan sebagai Imbalannya Italia mendapatkan Venetia.Bismark juga mempersiapkan perencanaan Transportasi,komunikasi untuk mendukung rencananya itu.

Tentara Prusia bergerak menuju Austria pada tanggal 15 Juni 1866 dan terjadilah Perang Tujuh Minggu .Hampir semua negara Konfederasi Jerman memihak Austria sedangkan Prusia hanya didukung oleh Italia.Pertempuran yang menentukan adalah Koniggratz (Perang Sadowa) di Bohemia pada tanggal 3 Juli 1866 Austria kalah dan meminta perdamaian,tetapi Bismarck menolak segala aneksasi daerah ustria apapun.setelah itu perjanjian Praha ditandatangani pada bulan agustus 1866 dan berisi antara lain:

1. Deutsche Bund dibubarkan disebelah Main dibentuk Persekutuan Jerman Utara(Notddeutscher Bund) dibawah Prusia,di sebelah selatan Main di bentuk Persekutuan Jerman Selatan (tahun 1871 masuk negara kesatuan Jerman)
2. Schleswig-Holstein masuk dalam wilyah Prusia
3. semua daerah didalam jerman yang dulu dikuasai Austria masuk dalam Prusia termasuk Jerman
4. Italia mendapat Venetia

Konfederasi Jerman Utara

Konfederasi Jerman Utara (dalam bahasa Jerman Norddeutscher Bund) terbentuk pada tahun 1867, mengikuti runtuhnya Konfederasi Jerman. Dibentuk oleh 22 negara Jerman bagian utara, ia secara efektif merupakan pengelompokan transisional dan hanya ada sampai didirikannya Kekaisaran Jerman pada tahun 1871. Namun hal ini mengokohkan penguasaan Prusia atas Jerman bagian utara dan memancarkan kuasa yang sama melalui Zollverein (Uni Perbatasan) dan perjanjian perdamaian rahasia (disetujui dengan negara-negara selatan pada hari sebelum berlakunya Perdamaian Praha) di Jerman bagian selatan. Pantas diperhatikan, Konfederasi ini tidak mengikut sertakan Austria dan Bayern. Meski ia tidak ada lagi semenjak dibentuknya Kekaisaran Jerman pada tahun 1871, ia merupakan dasar pembangunan konstitusi Jerman tahun 1871. Konstitusi ini memberikan kekuasaan besar pada kanselir baru, Bismarck yang ditunjuk menjadi kepala Dewan Federal (Bundesrat) Prusia. Hal ini membuat sang kanselir ‘bertanggung jawab’ namun tidak bisa disalahkan Reichstag (Parlemen Jerman). Berkat hal ini Bismarck bisa menjadi penghubung antara rakyat dan sang Kaisar. Namun konstitusi ini secara relatif bersifat konservatif. Sang kanselir tetap memiliki kekuasaan untuk mengatur anggaran militer setelah ada krisis konstitusional yang menelan Kaisar Wilhelm I pada 1862. Undang-undang juga melarang beberapa pegawai negeri untuk menjadi anggota Reichstag,terutama mereka yang menjadi lawan utama Bismarck pada tahun 1860-an.

Federasi ini dibentuk setelah Prusia mengalahkan Austria pada Perang Austria-Prusia di tahun 1866. Otto von Bismarck membuat konstitusi ini yang mulai berlaku pada 1 Juli 1867, dengan Raja Prusia, Wilhelm I, sebagai kepalanya dan Bismarck sebagai kanselirnya. Negara-negara (bagian) diwakili di Dewan Federal (Bundesrat) dengan 43 kursi (Prusia mendapatkan 17 kursi). Terutama yang patut disinggung di sini ialah bahwa Bismarck memperkenalkan hak pilih semesta kepada pria di Konfederasi ini untuk pemilihan umum Reichstag. Keanggotaan Dewan Federal atau Bundesrat diperluas sebelum tahun 1871 dengan didirikannya Parlemen Zollverein pada 1867, sebuah usaha untuk mendekatkan persatuan dengan negara-negara selatan dengan memperbolehkan mereka mengirimkan wakil ke Dewan Federal.

Mengikuti dikalahkannya Perancis oleh Prusia pada Perang Perancis-Prusia pada tahun 1871, Bayern, Württemberg, dan Baden (bersama beberapa bagian Hessen yang belum masuk Federasi), bergabung dan dengan negara-negara lainnya lalu membentuk Kekaisaran Jerman. Wilhem I lalu mengambil gelar Kaisar Jerman.

Daftar negara-negara anggota:

* Prusia (termasuk Lauenburg)

* Sachsen-Coburg-Gotha

* Sachsen

* Anhalt

* Mecklenburg-Schwerin

* Schwarzburg-Rudolstadt

* Sachsen-Weimar-Eisenach

* Schwarzburg-Sondershausen

* Mecklenburg-Strelitz

* Waldeck

* Oldenburg

* Reuss (Garis Tua)

* Braunschweig-Lüneburg

* Reuss (Garis Muda)

* Sachsen-Meiningen

* Schaumburg-Lippe

* Sachsen-Altenburg

* Lippe

* Sachsen-Coburg-Gotha

* Lübeck

* Prusia (termasuk Lauenburg)

* Bremen

* Sachsen

* Hamburg

* Mecklenburg-Schwerin

* bagian Hessen yng terletak di utara sungai Main (provinsi Hessen Hulu, “Oberhessen”)

* Sachsen-Weimar-Eisenach

* Sachsen-Coburg-Gotha

Mecklenburg-Strelitz

* Sachsen-Meiningen

* Oldenburg

* Sachsen-Altenburg

* Braunschweig-Lüneburg

Perang Prusia vs Prancis

Perang rusia vs Prancis sisebabkan oleh

Sebab Umum:

1. Napoleon ingin mendapatkan kembali kehormatannya yang telah merosot karena
* Sikap ragu-ragu dan tak tetap dengan Italia
* Soal Mexico yang gagal
* Percobaan pemerintahan dalam negeri karena takut kaum Liberal
* Soal Lexemburg yang gagal
2. Bismark ingin melenyapkan Prancis yang merupakan penghalang cita-cita Jerman

· Jerman sebagai Negara kesatuan

· Jerman sebagai negara terbesar di Eropa

Sebab khusus adalah masalah pergantian Mahkota Spanyol.

Pada tahun 1870nsebuah krisis berkembang ketika dua negara yang bermusuhan ,mengklaim tahta Spayol yang kosong setelah Ratu Issabel dipaksa turun tahta.salah satu calon tahta adalah Leopold von Hohenzollern-Sigmaringen yang masih bertalian keluarga dengan Raja Prusia da beragam Katolik

Jika ini trejadi maka Prancis akan berbatasan di timur dan selatandengan negara Hohenzollern.kebetulan saja Leopold menarik dari pencalonan diri dan seakn-akan situasi membaik.tetapi Prancis menyuruh Benedetti untuk mendapatkan suatu pernyataan tertulis bahwa Raja bahwa ia tidak akan mendukung pencalonan seorang Hohenzollern untuktahta Spanyol,Raja Wilhelm kemudian menyuruh pulang Duta Besar itu.KAnselir Prusia dengan cerdik menyunting berita telegrap dari peristiwa tersebut dan seolah-olah Raja bertindak kasar .Hal itu membuat marah publik Prancis dan menerikan Perang terhadap Prusia pada tanggal 19 Juni 1870.Sebuah pernag yang sebetulnya Prancis belum siap dalam segala hal menghadapi Prusia.Napoleon III tidak dapat menemukan sekutu karena Austria tidak berani menolong karena negara tersebut mengambil kesempatan menyelesaikan unifikasai Italia dengan menduduki Roma yang ditinggalkan Prancis.

Tiga pasukan Prusia menginvasi Jendral Prancis Achille Bezaine.pasukan pracis dapat bertahan dalam Perang Gravelotte 18 Agustus 1870, tetapi tidak dapat melawan balik.pasukan Prancis akhirnya dapat ditaklukan setelah di kepung 54 hari.Tentara Prancis lan di bawah Marsekal Mac-Mahon yang bergerak membebaskan Bazaine dikepung di sedan,sementara tanggal 1 september 1870 sebagian besar pasukan Prancis yang dipimpin Napoleon III kalah dalam perang Sedan,Napoleon menyerahkan diri dan 80000 tentaranya menyusul kemudian.

Meskpun Kaisarnya telah ditahlukan ,Prancis bertempur dengan beranisebuah pemerintahan sementara dibuat untuk menyingkirkan Napoleon III dan mendeklarasikan Republik Prancis Ketiga serta bersiap mempertahankan Prancis.tanggal 19 september 1870 ibukota Prancis dikepung dan Metz menyerah pada tanggal 2 Oktober 1870.Usaha Loen Gambetta dan Adolphe Thiers untuuk mengumpulkan tentara baru dan mengadakan perlawanan sia-sia.Paris akhirnya menyerah pada tanggal 28 januari 1871

Pada tanggal 18 januari 1871 bangsal Kaca di Istana Versailles(Hall of Mirrors),ditengah raja-raja dan pangeran Jerman, diproklamasiakan raja Prusia sebagai Wilhelm I yang merupakan kaisar Jerman pertama,semua negara jerman, kecuali provinsi jerman dari Austria,di persatukan oleh Wilhelm I .kemudian Otto Von Bismarck diangkat enjadi kanselir kekaisaran dan mendapat gelar pangeran (Prinz)

Perjanjian Frankfrut ditandatagani pada tanggal 10 Mei 1871 yang isinya antara lain:

1. Prancis membayar kerugian perang sebesar 5 Biliun Franc
2. melepasan Alsace (Elzass) dengan Strasbourg dan sebagian dari Lorrane (lothringen),termasuk Metz
3. Poleh tentara Jerman di Provinsi-provinsi utara Prancis akan berlangsung hingg pembayaran kerugian lunas.

Kekaisaran Jerman

Istilah Kekaisaran Jerman (Deutsches Reich) umumnya merujuk kepada Jerman dari konsolidasinya sebagai sebuah negara bersatu pada 18 Januari 1871 hingga turun takhtanya Kaiser (Kaisar) Wilhelm II pada 9 November 1918. Warga Jerman, ketika merujuk kepada Reich pada masa kekuasaan Kaisar ini, biasanya menggunakan istilah Kaiserreich dan istilah ini telah sering digunakan oleh sejarawan-sejarawan non-Jerman.

Kekaisaran Jerman adalah sebuah percobaan persatuan kembali wilayah-wilayah di Eropa yang mayoritas penduduknya adalah etnik Jerman setelah leburnya Kekaisaran Suci Romawi. Namun ide Kekaisaran Jerman ini adalah “Jerman Kecil” yang dikepalai Prusia tanpa Austria. Sebab kala itu ada perbedaan agama. Prusia beragama Protestan sedangkan Austria beragama Katolik. Namun di wilayah kekaisaran Jerman banyak pula warga yang beragama Katolik meski di beberapa daerah mereka didiskriminasi, apalagi jika mereka keturunan Polandia.

Garis Waktu Sejarah Jerman

0-1 M

* 000 SM – 500 SM, Suku-suku Jermanik muncul di Jerman utara, lihat Zaman Perunggu Utara dan Zaman Besi Pra-Romawi
* 600 – 300 SM (kurang lebih) suku Jermanik Timur berhijrah dari Skandinavia menuju daerah antara sungai Oder dan Wisła
* 113 SM – 439 M Perang Jermanik antara suku Jermanik dan bangsa Romawi
* 109 SM Konfederasi suku Cimbri, Teutoni dan Helvetii dibentuk
* 57 SM Perang Gallia Julius Caesar; Caesar menginvasi daerah yang lalu menjadi Germania Inferior
* 53 SM Suku-suku Eburones, Nervii, Menapii dan Morinii memberontak tetapi ditumpas oleh Julius Caesar.
* 50 SM (kurang lebih) Suku Ingvaeones menjadi suku Frisia, suku Saksen, suku Jutlandia dan suku Anglia
* 8 SM Marcomanni dan Quadi mengusir kaum Boii dari Bohemia
* 10 SM (kurang lebih) pembedaan muncul antara suku-suku Teutonik lokal (Alamanni, Hermunduri, Marcomanni, Quadi, Suebi) di daerah yang sebelumnya dihuni oleh suku Irminones
* 8 Konfederasi suku Marcomanni, Lugier, Semnones, Lombardia dan lain-lain

1 M–800 M

* 9 M Pertempuran Hutan Teutoburg menghasilkan perbatasan antara bangsa Romawai dan Jermanik.
* Masa Upper Germanic Limes mulai
* 16 M Pertempuran Sungai Weser (Pertempuran Minden) antara bangsa Romawi (Germanicus) dan Arminius, kepala suku Cherusci
* 68 Tahun Empat Kaisar
* 69 Pemberontakan Batavia oleh suku Batavia yang dipimpin oleh Civilis melawan Kekaisaran Romawi
* 90 Germania Superior dan Germania Inferior didirikan sebagai provinsi Romawi (Germania)
* 268 Pertempuran Danau Benacus antara suku Alamanni dan Claudius II

Pertempuran Naissus antara suku Gothik dan Gallienus

* 300 – 900 (kurang lebih) Völkerwanderung
* 496 Pertempuran Tolbiac antara suku Frankia dan Alamanni
* abad ke-5 sampai ke-9 Pergeseran bunyi Jerman Hulu membedakan bahasa Jermanik Hulu dari Bahasa Jermanik Barat lainnya

800–1000

* 800 Charlemagne dinobatkan sebagai Imperator Romanorum (Kaisar bangsa Romawi); Kekaisaran Romawi Suci dibentuk
* 804 suku Saksen akhirnya ditaklukkan oleh Charlemagne
* 843 Perjanjian Verdun
* 870 Perjanjian Mersen membagi Kekaisaran Carolingian
* 955 Otto I, Kaisar Romawi Suci mengalahkan bangsa Hongaria pada Pertempuran Lechfeld

1000–1500

* Abad ke-11 – abad ke-13 Perang Salib
* 1075 awal dari Kontroversi Investiture
* 1096 Perang Salib Jerman, 1096
* 1122 Konkordat Worms
* 1147 – abad ke-16 Perang Salib Utara (Perang Salib Baltik) melawan rakyat Eropa Timur Laut sekitar Laut Baltik
* 1190 Ksatria Teutonik dibentuk setelah Perang Salib III
* 1214 Pertempuran Bouvines

* 1356 Lembu Emas dari tahun 1356

Liga Hansa diresmikan secara resmi

* 1370 Perjanjian Stralsund mengakhiri perang antara Liga Hansa dan Denmark
* 1392 Victual Bersaudara menyewa para bangsawan Mecklenburg untuk memerangi Denmark
* 1410 Pertempuran Grunwald
* 1455 Alkitab Gutenberg pertama kali dicetak oleh Johann Gutenberg
* 1495 Reformasi Kekaisaran; Reichskammergericht dibentuk
* 1517 Martin Luther menulis 95 Dalilnya
* 1521 Diocese Worms merujuk Martin Luther dan efeknya terhadap Reformasi Protestan
* 1524 – 1526 Perang Tani
* 1555 Perdamaian Augsburg

1600-an

* 1683 Kerajaan Ottoman Turki yang mengancam Kekaisaran Romawi Suci dikalahkan di dekat Wina oleh Raja Jan Sobieski dari Polandia

1700-an

* 1772-1795 Prusia mengambil bagian pada Pembagian Polandia. Hal ini menyebabkan perjuangan bangsa Polandia selama ratusan tahun melawan pendudukan Jerman.

1800-an

* 1803 Napoleon menetapkan Konvensi Artlenburg

Semua Kota Bebas Kekaisaran kecuali enam buah dihapus

Semua tanah milik Uskup-Pangeran di Jerman dihapus

* 1804 – 1815 Perang-perang Napoleon

Austria bergabung dengan Koalisi Ketiga

* 1806 Keruntuhan Kekaisaran Romawi Suci

Konfederasi Rhein dibentuk

Prusia bergabung dengan Koalisi Keempat

* 1807 Perdamaian Tilsit
* 1812 Grimm Bersaudara menerbitkan kumpulan pertama dongeng-dongeng
* 1812 – 1814 Koalisi Keenam memasukkan negara-negara Jerman
* 1813 Wilhelm Richard Wagner lahir

* 1815 Kongres Wina

Konfederasi Jerman dibentuk

* 1834 Zollverein (Uni Perbatasan) dibentuk
* 1840 Taman Kanak (Kindergarten) pertama dibuka oleh Fröbel
* 1844 Friedrich Nietzsche lahir
* 1848 – 1849 Revolusi tahun 1848 di negara-negara Jerman
* 1848 Parlemen Frankfurt bersidang
* 1850 Dreiklassenwahlrecht diperkenalkan di Prusia
* 1856 Sisa-sisa manusia Neanderthal ditemukan di Lembah Neander
* 1858 Max Planck lahir
* 1863 SPD didirikan
* 1866 Perang Austria-Prusia; Pertempuran Königgrätz
* 1867 Konfederasi Jerman Utara dibentuk setelah runtuhnya Konfederasi Jerman
* 1870 Perang Perancis-Prusia
* 1871 Kekaisaran Jerman diproklamasikan dri Konfederasi Jerman Utara.
* 1888 Tahun Tiga Kaisar

Daftar Pustaka

_____,1989, Negara dan Bangsa Jilid 5.___.Grolier International PT.Widyadara

Pusponegoro,Marwati Djoned. 1981. Sejarah Singkat Jerman .Jakarta:Universitas Indonesia

Meutiawati, Tia .2007. Mengenal Jerman Melalui Sejarah Dan Kesusastraan .Yogyakarta :Penerbit Narasi

Soebantardjo .1960. Sari Sejarah.Jogjakarta:Bopkri

http://www.Wikipedia.com

A. Akhir Abad Pertengahan.

Seiring berkembangnya Feodalisme, pada tahun 1066 M Pangeran William dari Normandia dengan beberapa ribu tentara di belakangnya, menyebrangi Inggris guna berusaha menjadi penguasa di Inggris. Keberanian Pangeran Wiiliam untuk menguasai Inggris dapat tercapai.

Ketika Inggris di bawah kekuasaan Edward I, Inggris mengalami pertumbuhan di bidang Ekonomi, Politik, dan Hukum. Edward I juga menaklukan Wales, tetapi tidak dengan Skotlandia. Kemudian kepemimpinan Edward I diteruskan Edward II. Kepemimpinan Edward II sangat lemah, sehingga Edward II diturunkan oleh Bangsawan. Kemudian diganti oleh Edward III. Ia berhasil memulihkan martabat serta kewibawaan raja. Namun Edward III lebih disibukan dengan Perang 100 tahun lebih melawan Perancis.

Perang ini disebabkan oleh Inggris yang masih menguasai suatu daerah di Perancis Selatan yaitu Gasconyi, sehingga menyulitkan raja Perancis untuk mempersatukan daerah-daerah di seluruh kerajaannya. Di samping itu terjadi bajak membajak antara pelaut Inggris dan Perancis tanpa ada Sanksi hukum. Inggris akhirnya kalah, dan kehilangan seluruh wilayahnya di Perancis kecuali kota Calais.

Pada abad ke- 14-15 M, terjadi emansipasi golongan bawah yang diakibatkan kesadaran kaum Tani untuk lepas dari para Tuan tanah mereka. Kekuasaaan Richard (1377-1399 M) pada mulanya ia memimpin secara baik, lama kelamaan menjadi sewenag-wenang. Kekuasaan akhirnya jatuh ke tangan Henry IV, yang kemudian diganti oleh Henry V yang memiliki keunggulan dalam bidang organisasi dan militer. Setelah itu digantikan oleh seorang Henry VI yang merupakan seorang raja yang lemah.

Berselang 2 tahun setelah terjadi Perang 100 tahun, terjadilah “The Wars of The Roses” (Perang Bunga Mawar). Penyebab langusng terjadinya perang ini adalah perebutan mahkota antara keluarga Lancaster dengan Keluarga York. Tetapi mahkota tidak dimenangkan keduanya, tetapi oleh pihak ketiga yaitu Henry Tudor.

B. Dinasti Tudor

Henry VII bertindak sangat hemat dalam pemakaian sarana, naumn jelas dan mantap mengenai tujuan-tujuan yang hendak dicapainya. Henry VII digantikan oleh Edward VI. Ketika ia berkuasa telah terjadi pemberontakan yang bersifat Ekonomi dan Agama. Kemudian naiklah Marry sebagai ratu. Ia menginginkan Inggris harus kembali ke pangkuan Gereja Katolik Roma. Dengan senjata UU kemurtadan yang telah disyahkan kembali. Mary membakar hidup-hidup tidak kurang 100 orang. Masa buruk tersebut digantikan oleh Elizabeth I. Ia memiliki kepribadian yang kuat dan mampu memecahkan masalah-masalah penting.

Tidak hanya Inggris yang meninggalkan Agama Katolik Roma. Begitu juga Skotlandia yang mengganti dengan Kristen Protestan. Pada waktu itu Skotlandia dipimpin oleh Ratu Mary Stuart. Hubungan antara Inggris dan Sanyol diwarnai peperangan yang disebabkan persaingan di Lautan (Amerika, Afrika, Asia). Sebab lain juga Spanyol ingin mengubah Agama Protestan di Inggris menjadi Katolik Roma.

C. Dinasti Stuart.

1. James I (1603-1625 M)

James I merupakan putra dari Mary Stuart. James I menjadi raja di Skotlandia ketika usianya kurang dari satu tahun. Ketika Elizabeth I meninggal dan mahkota kerajaan diserahkan kepada James I. selama ia memerintah menganut paham “hak ketuhanan raja-raja”. Sehingga banyak terjadi pemberontakan dari dalam misalnya Agama raja berselisih dengan kaum Puritan, raja berselisih dengan kaum Katolik. Dan secara tidak langsung raja berselisih dengan Parlemen, karena anggota Parlemen di Majelis Rendah di dominasi kaum Puritan. Raja sering kali membubarkan Parlemen, bila usul raja tidak dikabulkan oleh Parlemen.

Dan jika raja membutuhkan Parlemen untuk menyetujui usulnya maka Parlemen dipanggil untuk bersidang. Seperti saat akan mengadakan perang dengan Spanyol “Perang 39 tahun (1618-1648 M)” untuk meminta dukungan dan dana.

1. Charles I (1625-1649 M)

Pemerintaha Charles I selalu mendapat tolakan yang kuat dari Parlemen tiap kali meminta persetujuan untuk pemungutan pajak tambahan. Sehingga ia harus menandatangani “Petition of Right” namun akhirnya ia mengingkari petisi tersebut dan membubarkan Parlemen.

Pada tahun 1642-1646 M terjadi Perang Saudara I antara kaum Royalis (raja, kaum Katolik, kaum Anglikan, dan Majelis Tinggi) dengan kaum Parlementer (kaum Puritan, pedagang, dan Industriawan) yang meminta bantuan Skotlandia dan New Model Amry yang dipimpin Oliver Cromwell tahun 1649. Perang Saudara II antara New Model Amry dengan Kaum Royalis, Parlementer dan orang Skotlandia yang dimenangkan oleh New Model Amry. Tahun 1649 MCharles I dihukum mati oleh Parlemen.

3. Oliver Cromwell (1649-1660 M)

Oliver Cromwell berhasil meredam pemberontakan di Irlandia tahun 1649 oleh kaum Katolik yang mendukung Charles III. Ia berhasil menyatukan wilayah Britania setelah meredam pemberontakan di Skotlandia. Pada tahun 1651, Cromwell mengesahkan UU Pelayaran (Navigatioan Act). Akibatnya terjadi Perang Laut dengan Belanda dan Spanyol. Tahun 1658 meninggal dunia dan digantikan oleh putranya Richard Cromwell namun tahun 1660 Jendral Mouk merebut kekuasaan dari Richard Cromwell. Sebagai gantinya Parlemen memanggil kembali Charles II menjadi Raja Inggris.

4. Charles II (1660-1685 M)

Awal pemerintahannya ia berdampingan erat dengan Parlemen. Namun karena ia orang Katolik dan Parlemen yang banyak berpengaruh kaum Anglikan dan Gentry yang memaksakan ajarannya di Gereja Anglikan kepada Kaum Katolik dan kaum Puriti. Maka Charles II mengadakan perjanjian rahasia dengan Louis XIV. Dengan tujuan mendapatkan subsidi dari Perancis dengan syarat membantu Perancis menundukan Belanda dan kembali ke Negara Katolik. Charles II mendapat dukungan penuh dari kaum Partai Tory sampai akhir hayatnya tahun 1685. Pada tahun 1674 Charles II mengadakan hubungan baik dengan Belanda. Ketika adik Charles II digantikan yaitu James II (1685-1688) pemerintahan James II tidak berlangsung lama dan digantikan oleh puterinya Marry, isteri dari William of Range.

5. Marry (1689-1694 M) dan William (1689-1702 M)

Setelah Revolusi Gemilang (berakhirnya pertenangan raja denga parlemen). Parlemen merubah “Declaration of Right” menjadi “Bill of Right” yang isinya membatasi kekuasaan raja dan hak-hak warga Negara.

Pada masa Charles II dan James II Inggris sebagai satelit Perancis. Tetapi pada pemerintahan Willia dan Marry Inggris menjadi pemimpin ‘Grand Alliance” untuk Revolusi Diplomatik dengan Negara Eropa seperti Belanda, Jerman, dan Spanyol untuk melawan Perancis. Pertempuran ini juga berlangsung di daerah India, Afrika dan Amerika Utara. Akibatnya ekspansi Perancis terbendung dan William diakui sebagai raja oleh Louis XIV (1697). Tahun 1702 William meninggal dunia karena kecelakaan.

6. Ratu Anne (1702-1714 M)

Ratu Anne merupaka adik Marry Stuart. Dalam melanjutkan perang melawan Perancis ia dibantu oleh tokoh militer Ingris yang besar yaitu John Churcil dan Duke of Mardborough. Saat Parlemen didominasi oleh Partai Tory yang tidak suka perang , tahun 1710 mengadakan perjanjian dengan Perancis yang isinya memberikan daerah-daerah jajahan baru kepada Inggris di Laut Tengah (Gibraltar dan Amerika Utara), hak mengangkut bidak belia dari Afrika ke Amerika Selatan. Partai Tory juga memecat Marlborough. Penyatuan dengan Skotlandia benar-benar terjadi tahun 1707 dengan adanya Act of Union. Tahun 1714 Anne meninggal dunia dan tahta jatuh ke tangan George anak Ratu Sopia dari Dinasti Hanover.

C. Dinasti Hanover

1. George I (1714-1727 M) dan George II (1727-1754 M)

Pada awal pemerintahannya Parlemen didominasi oleh Partai Whig yang telah mengalahkan saingannya Partai Tory. Partai ini oleh keluarga Hanover dicurigai sebagai simpatisan keluarga Stuart yang beragama Katolik dan dibantu oleh Perancis. Partai Whig yang terdiri dari Bangsawan tuan tanah, pengusaha dan kaum disenters duduk di “Houseof Lord” (Majelis Tinggi) dan memilih siapa pun yang dikehendaki untuk duduk di “House of Common” (Majelis Rendah).

Pemerintahan George I dan George II sangat lemah. Sebagai pemerintahan Eksekutif dipegang oleh Dewan Menteri/Kabinet yang menganut asas “Solidaritas kabinet”. Dimulai pada tahun 1721 dengan Perdana Menteri Robert Walpole (1721-1742 M). Ia menganut politik Moderat dengan tujuan untuk stabilitas dan kemakmuran dalam negeri. Walpole mundur tahun 1742 karena desakan-desakan untuk perang dengan Perancis mengenai masalah tanah jajahan yang menyebabkan konflik-konflik di derah-daerah koloni di India dan Amerika Utara. Pertikaian dengan Perancis memunculkan “Perang 7 tahun “ (1756-1763 M). Awalnya Inggris mengalami kekalahan, naumn tahun 1757 dibawah Newcastle dan William Pitt berhasil mengalahkan Perancis di Kanada, India serta Prusia (Jerman).

2. George III

George III berhasil memukul mundur Perancis dari Amerika Utara (Kanada dan Meksiko) dan memperkuat posisi di India. Ia berhasil mengambil alih kekuasaan dari Partai Whig dan mendirikan partai baru yaitu “Kings Friends”. Karena kebijakan George III ia mendapat banyak protes baik dari rakyat Inggris maupun dari daerah-daerah koloni di Ameriak Utara yang akhirnya koloni tersebut lepas dari tangan Inggris dan menjadi Negara merdeka denga 13 koloni yang disebut USA (1776) karena adanya pungutan pajak yang besar untuk perang serta pembatasan perdagangan, bea masuk yang tinggi tetapi Inggris menolak untuk mengakuinya. Setelah tiga tahun berperang dengan Inggris, USA memperoleh kemenangan di Saratoga. Tahun 1778 Perancis, Spanyol, dan Belanda bersimpati mendukung USA, tahun 1782 Parlemen mendesak George III untuk menghentikan perang dan berdamai. Dalam perundingan di Paris, Inggris mengakui kemrerdekaan USA. Mendengar kemerdekaan USA, rakyat Irlandia juga melakukan hal yang sama. Pada tahun 1783 badan legisatif dan yudikatif Irlandia lepas dari Parlemen Inggrsis. Hanya badan Eksekutif saja yang masih saja terikat pada Parlemen Inggris.

D. Parlemen Inggris masa sekarang.

1. Parlemen Britania.

Parlemen Britania yang melakukan siding di Istana Westminster di London, terdiri dari Majelis Rendah dengan Majelis Tinggi. Majelis Rendah beranggotakan 659 Anggota terpilih dalam suatu pemilihan lima tahun sekali, dan masing-masing mewakili satu daerah pemilihan. Sedangkan Majelis Tinggi beranggotakan turun temurun dan anggota seumur hidup, selama anggota itu memiliki keturunan berjenis kelamin laki-laki. Ratu biasanya melantik ketua partai terbesar di Majelis Rendah untuk menjadi Perdana Menteri dan membentuk pemerintahan. Perdana Menteri memilih menteri yang berasal dari partainya di Majelis Rendah dan Majelis Tinggi.

DAFTAR PUSTAKA

Gay, Peter.1984.Abad Renaissance.Jakarta:Tira Pustaka

http://www.wikipedia.org.

Pick, Cristopher.2002.Proses Pembuatan Undang-Undang di Britania Raya.Jakarta:PT Maxima Pesona Persada

Garis Waktu Sejarah Eropa & Kerajaan Romawi Suci

Abad 14

* 1314 Skotalndia mengalahkan Inggris di Bannockburn
* 1337 Edward IV dari Inggris, menggklaim tahta Perancis, dan muncul perang 100 tahun (1337-1453)

* 1356 Lembu Emas dari tahun
* 1356 Liga Hansa diresmikan secara resmi
* 1370 Perjanjian Stralsund mengakhiri perang antara Liga Hansa dan Denmark
* 1392 Victual Bersaudara menyewa para bangsawan Mecklenburg untuk memerangi Denmark

Abad 15

* 1410 Pertempuran Grunwald
* 1420 Pemberontakan Hussite
* 1429 Joan de Ark memimpin pasukan Prancis melawan tentara Inggris di siege of Ireland
* 1455 Alkitab Gutenberg pertama kali dicetak oleh Johann Gutenberg
* 1495 Reformasi Kekaisaran; Reichskammergericht dibentuk

Abad 16

* 1506 : Pembuatan St. Peter di Bassilica, Roma

* 1517 Martin Luther menulis 95 Dalilnya
* 1521 Diocese Worms merujuk Martin Luther dan efeknya terhadap Reformasi Protestan
* 1524 – 1526 Perang Tani
* 1555 Perdamaian Augsburg

Abad 17

* 1642 Terjadi Perang Saudara 1642-1646 antara kaum Royalis dengan kaum Parlementer.
* 1648 Spanyol mengakui kedaulatan Belanda, Belanda menjadi negara Merdeka

* 1683 Kerajaan Ottoman Turki yang mengancam Kekaisaran Romawi Suci dikalahkan di dekat Wina oleh Raja Jan Sobieski dari Polandia

Abad 18

* 1782James Watt Menmukan Mesin uap.
* 1789Aksi Revolusioner masyarakat Paris menyerbu Penjara Bastille yang dianggap sebagai lambang keabsolutan raja.
* 1796Napoleon menaklukan Italia dan membentuk republik-republik sekutu.
* 1772-1795 Prusia mengambil bagian pada Pembagian Polandia. Hal ini menyebabkan perjuangan bangsa Polandia selama ratusan tahun melawan pendudukan Jerman.

Abad 19

* 1803 Napoleon menetapkan Konvensi Artlenburg
* 1804 – 1815 Perang-perang Napoleon
* Austria bergabung dengan Koalisi Ketiga
* 1806 Keruntuhan Kekaisaran Romawi Suci
* 1806 Konfederasi Rhein dibentuk
* 1806 Prusia bergabung dengan Koalisi Keempat
* 1807 Perdamaian Tilsit
* 1812 Grimm Bersaudara menerbitkan kumpulan pertama dongeng-dongeng
* 1812 – 1814 Koalisi Keenam memasukkan negara-negara Jerman
* 1813 Wilhelm Richard Wagner lahir

* 1815 Kongres Wina
* Konfederasi Jerman dibentuk
* 1834 Zollverein (Uni Perbatasan) dibentuk
* 1848 – 1849 Revolusi tahun 1848 di negara-negara Jerman
* 1848 Parlemen Frankfurt bersidang
* 1866 Perang Austria-Prusia; Pertempuran Königgrätz
* 1861 italia menjadi Negara kesatuan
* 1867 Konfederasi Jerman Utara dibentuk setelah runtuhnya Konfederasi Jerman
* 1870 Perang Perancis-Prusia
* 1871 Kekaisaran Jerman diproklamasikan dari Konfederasi Jerman Utara.

Kekaisaran Romawi Suci

Kerajaan Romawi yang Suci adalah serikat buruh di wilayah Eropa Pusat selama Abad Pertengahan dan Awal Periode modern di bawah suatu Suci Kaisar Roma. Kaisar Romawi suci adalah Otto yang Agung 962. Yang terakhir adalah Francis II, yang turun-tahta dan hancur pada tahun1806 sepanjang Peperangan yang Napoleonic [Itu] secara resmi dikenal sebagai Kerajaan Romawi yang Suci Bangsa Jerman dari abad 15th. Luas kerajaan wilayah meliputi Kerajaan negara Jerman, Italia dan Burgundy, wilayah yang masuk Republik negara Jerman Pemerintah pusat yang sekarang ini, Austria, Switzerland, Netherlands, Liechtenstein, Luxembourg, Republik Cekoslovakia, Slovenia, Negeri Belgia, seperti halnya besar wilayah dari Perancis modern, Italia dan Poland.

Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman (bahasa Jerman: Das heilige römische Reich deutscher Nation) adalah konglomerasi politik negara-negara di Eropa tengah yang berdiri dari sekitar tahun 843 sampai 1806. Wilayah awalnya adalah daerah timur Kerajaan Franka setelah pembagian menurut Perjanjian Verdun (843). Imperium ini berlangsung hampir satu milenium, sebelum dibubarkan pada tahun 1806. Imperium inilah yang disebut-sebut oleh Hitler sebagai “Reich” Pertama.

Penyebutan kekaisaran ini berubah-ubah. Pada awalnya, ia disebut sebagai Kekaisaran Romawi. Selanjutnya disebut Kekaisaran Suci. Pada perkembangannya, mulai disebut sebagai Kekaisaran Romawi Suci. Setelah Perdamaian Pfalz baru disebut dengan nama lengkapnya: Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman, meskipun anggota-anggotanya tidak semuanya berasal dari puak Jerman.

Bahasa yang digunakan pada saat itu adalah bahasa Latin, sehingga nama resminya adalah Sacrum Romanum Imperium (secara harafiah: Kekaisaran Romawi Yang Disucikan; kata untuk “suci” adalah sanctum, tapi hanya digunakan untuk Tuhan).

Di abad ke-18 daerah kekuasaannya menjangkau negara-negara modern Jerman, Republik Ceko, Austria, Liechtenstein, Slovenia, Belgia dan Luxemburg, juga sebagian besar Polandia dan sebagian kecil Belanda. Sebelumnya malah juga menjangkau seluruh Belanda dan Swiss, dan sebagian dari Perancis dan Italia.

Adalah sangat sulit untuk menjelaskan kekaisaran ini karena ia tidak menyerupai bentuk-bentuk negara yang kita kenal saat ini. Sejarawan Samuel Pufendorf dalam penjelasannya De statu imperii Germanici, diterbitkan dengan nama alias Severinus de Monzambano di tahun 1667, menulis dalam bahasa Latin: “Nihil ergo aliud restat, quam ut dicamus Germaniam esse irregulare aliquod corpus et monstro simile …” (“Jadi kita kemudian hanya dapat menyebut Jerman sebagai suatu himpunan yang tidak tunduk pada satu aturan dan menyerupai monster”). Voltaire, seorang filsuf Perancis, kemudian hari juga mengatakan bahwa entitas ini “bukan kekaisaran, tidak suci dan juga tidak Romawi”.

Namun meskipun dikritik oleh banyak negarawan, politisi dan filsuf, struktur Uni Eropa sekarang ini malahan mirip dengan struktur Kekaisaran Romawi Suci.
Karakter kekaisaran

Pangeran-pemilih (Kurfürst) dari Kekaisaran Romawi Suci. Dari Bildatlas der Deutschen Geschichte oleh Dr Paul Knötel (1895)

Kekaisaran Romawi Suci adalah sebuah institusi yang unik dalam sejarah dunia dan oleh karena itu sulit untuk dimengerti. Untuk dapat mengerti apakah dia, kita mungkin perlu mengetahui bahwa Kekaisaran Romawi Suci bukan merupakan suatu nation-state. Meskipun etnik penguasanya adalah etnik Jerman, namun dari awal banyak etnik yang membentuk Kekaisaran Romawi Suci. Banyak dari keluarga bangsawan penting dan pejabat tertunjuk datang dari luar komunitas penutur bahasa Jerman. Pada masa kejayaannya, kekaisaran ini dia hampir mencakup wilayah sekarang dari Jerman, Austria, Swiss, Liechtenstein, Belgia, Belanda, Luxemburg, Republik Ceko, Slovenia, dan juga timur Perancis, utara Italia dan barat Polandia.

Oleh karena itu, bahasanya tidak hanya terdiri dari bahasa Jerman dan banyak dialeknya dan turunan saja, tetapi juga banyak bahasa Slavia, dan bahasa yang menjadi Perancis dan Italia modern. Lebih jauh lagi, pembagiannya menjadi beberapa wilayah yang diatur oleh pangeran sekuler dan eklesiastikal, prelate, count, ksatria kerajaan, dan kota bebas membuatnya lebih erat dari negara modern yang bermunculan di sekitarnya.

Namun, dalam masanya, dia lebih dari sebuah konfederasi. Konsep Reich tidak hanya mencakup pemerintah dari wilayah tertentu, tetapi juga memiliki konotasi keagamaan Kristen yang kuat (suci sebagai namanya). Sampai 1508, Raja-raja Jerman tidak dianggap sebagai Kaisar dari Reich sebelum Paus, wakil Kristus di bumi, memahkotainya secara resmi sebagai Kaisar.Reich oleh karena itu dapat dijelaskan sebagai persilangan antara sebuah negara dan sebuah konfederasi keagamaan.

Reichstag

Reichstag adalah badan yang legislatif Kerajaan Romawi Suci , dibagi menjadi tiga kelas beda

· Dewan Pemilih, Yang mencakup Pemilih Kerajaan Romawi Suci.

· Dewan Para pangeran, Yang mencakup kedua-duanya laypersons dan clerics. o Secular Bangku:

1. Para pangeran ( mereka yang mempunyai jabatan Pangeran, Adipati, Adipati, , Margrave, atau Landgrave) suara individu yang dipegang; beberapa lebih dari satu dipegang memilih atas dasar penguasa beberapa wilayah. Juga, Dewan mencakup Gelar ningrat atau Grafs, yang dapat dikelompokkan ke dalam empat Jenjang: Wetterau, Swabia, Franconia, dan Westphalia. Masing-Masing Jenjang bisa melempar satu suara secara keseluruhan.

2. Bangku Yang tentang gereja Kristen: Uskup, Kepala biarawan tertentu, dan dua Penguasa Agung Jerman dan ordo St Yohanes mempunyai suara individu. tertentu Lain Kepala biarawan telah dikelompokkan ke dalam dua Jenjang: Swabia dan Rhine .Masing-Masing Jenjang mempunyai satu suara kolektif.” Dewan Kota besar Kerajaan, Yang mencakup wakil dari Kota besar Kerajaan mengelompokkan ke dalam dua Jenjang: Swabia dan Rhine . Masing-Masing Jenjang mempunyai satu suara kolektif.

· Dewan Kota besar Kerajaan tidaklah secara penuh sepadan dengan yang lainnya dewan kota besar tidak bisa memilih beberapa hal seperti pintu masuk [dari;ttg] wilayah baru. Penyajian Kota besar Yang cuma-cuma di Reichstag telah menjadi umum karena sejak runtuhnya Abad Pertengahan. Meskipun demikian, keikutsertaan mereka secara formal diakui hanya seperti di 1648 Westphalia yang berakhir yang perang tigapuluh tahun

Pengadilan

kerajaan Kerajaan juga mempunyai dua [pengadilan/lingkungan]: Reichshofrat ( juga yang dikenal bahasa Inggris sebagai Dewan yang Aulic) di pengadilan Emperor ( itu adalah, kemudian (dalam) Vienna), dan Reichskammergericht ( Pengadilan Kamar Kerajaan), yang dibentuk dengan Perubahan kerajaan tahun1495.

Lingkaran kerajaan

Sebagai bagian dari Reichsreform, enam Lingkaran Kerajaan ( Reichskreise) telah didirikan 1500 dan memperluas ke sepuluh 1512. Ini adalah pengelompokan [yang] regional kebanyakan ( meskipun [demikian] tidak semua) tentang berbagai negara Kerajaan untuk kepentingan pertahanan, perpajakan kerajaan, pengawasan koin, damai yang memelihara fungsi dan keamanan publik. Masing-Masing lingkaran mengerti Diet Lingkaran kepunyaan ( Kreistag).

Raja

orang-orang Roma adalah calon Kaisar yang pertama untuk dipilih menjadi Raja orang-orang Roma . Para raja dipilih melalui immemorial,padaabad 9 oleh para pemimpin lima suku bangsa paling utama: ( Untuk Salian terus terang Lorraine, Untuk Ripuarian, Franconia, dan Saxons, Bavarians, dan Swabians); kemudian oleh uskup dan adipati kerajaan besar, yang pada akhirnya hanya disebut Kurfürsten (golongan memilih adipati / pemilih). Golongan terpilih ini secara formal didirikan 1356 oleh Raja Bohemia Charles IV,. Yang ada awalnya, hanya ada tujuh pemilih: Gelar ningrat yaitu Palatine Rhine, Raja Bohemia, Adipati Saxony, Margrave Brandenburg, dan Uskup Cologne, Mainz, dan Trier. Selama perang tigapuluh tahun, Adipati Bavaria telah diberi hak untuk memilih sebagai pemilih yang kedelapan . Suatu calon untuk pemilihan akan diharapkan untuk menawarkan pemberian/hadiah daratan atau uang kepada pemilih dalam rangka menjamin/mengamankan suara mereka.

Raja baru yang dipilih kemudian pergi ke Roma untuk dimahkotai Kaisar oleh Sri Paus .Tetapi Raja sering dihambat oleh konflik di dalam Italia utara yang sering menentang, atau bertengkar dengan Sri Paus sendiri. Kaisar Kemudiannya tidak memerlukan penobatan yang berkenaan dengan paus sama sekali, menjadi isi dengan gaya Emperor-Elect: Kaisar yang ter]akhir untuk dimahkotai oleh Sri Paus adalah Charles V di (dalam) 1530. Kaisar telah harus seorang laki-laki karakter baik di atas 18 tahun.. Tidak ada hukum yang memaksa dia untuk menjadi agama Katholik.

2 Responses to “Terbentuknya Negara Jerman”

  1. otniel March 19, 2009 at 8:55 am #

    i will next study in german but iam not enough money. my address at nias island jln pancasila no.22 gunungsitoli nias island north sumatra. ihope someone help me. maybe in future. jesus christ help us. my phone 085228001932

  2. cha July 29, 2009 at 10:32 am #

    hi.. aq mau minta tolong nich.. bisa gak di jelasin secara rinci dan detail tentang proses terbentuknya negara jerman???? bantu aq yaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: