Ada Apa Dengan Pensiun???

6 Feb

Pendahuluan
Pensiun seringkali dianggap sebagai kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian orang sudah merasa cemas karena tidak tahu kehidupan macam apa yang akan dihadapi kelak. Dalam era modern seperti sekarang ini, pekerjaan merupakan salah satu faktor terpenting yang bisa mendatangkan kepuasan Oleh karenanya, sering terjadi orang yang pensiun bukannya bisa menikmati masa tua dengan hidup santai, sebaliknya, ada yang malahan mengalami problem serius .

Fakta Sekitar Pensiun
• Penurunan kesehatan pdahal hal ini tidak berhubungan secara langsung oleh pensiun, melainkan oleh problem kesehatan yang sebelumnya atau sudah dialami
• Pensiun sebaliknya dapat meningkatkan kesehatan dengan berkurangnya beban tekanan yang harus dihadapi.
• Masyarakat mulai memandang bahwa masa pensiun sebenarnya masa yang penuh kesempatan menarik
• Kemungkinan untuk bersantai berkurang karena waktu cenderung tersita untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga
• Kepuasan perkawinan tidak secara signifikan dipengaruhi oleh kondisi pensiun yang dialami
• Akan lebih banyak waktu dan kesempatan kebersamaan bagi keluarga/pasangan
• Pengalokasian ke rumah jompo, meninggalnya pasangan, penyakit serius serta adanya cacat tertentu biasanya menyebabkan perubahan gaya hidup yang drastis

Hubungan Pensiun dan Depresi
• Wanita yang baru pensiun cenderung mengalami depresi lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang sudah lama pensiun atau bahkan yang masih bekerja, terutama jika sang suami masih bekerja
• Pria yang baru pensiun cenderung lebih banyak mengalami konflik perkawinan dibandingkan dengan yang belum pensiun
• Pria yang baru pensiun namun istrinya masih bekerja cenderung mengalami konflik perkawinan lebih tinggi dibandingkan dengan pria yang sama-sama baru pensiun namun istrinya tidak bekerja
• Pria yang pensiun dan kembali bekerja dan mempunyai istri yang tidak bekerja, maka keduanya memiliki semangat lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan yang keduanya sama-sama tidak bekerja
Kesimpulan yang diambil menunjukkan bahwa para pria yang sudah berusia 50 tahun cenderung memiliki kepuasan hidup lebih tinggi jika istrinya menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga.

Masalah Psikology Pada Masa Pensiun

Post power syndrome banyak dialami oleh mereka yang baru saja menjalani masa pensiun. Istilah tersebut muncul untuk mereka yang mengalami gangguan psikologis saat memasuki waktu pensiun. Stres, depresi, tidak bahagia, merasa kehilangan harga diri dan kehormatan adalah beberapa hal yang dialami oleh mereka yang terkena post power syndrome.

Post power syndrome adalah gejala yang terjadi dimana penderita hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa lalunya (karirnya, kecantikannya, ketampananya, kecerdasannya, atau hal yang lain), dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Ada banyak factor yang menyebabkan terjadinya Post power syndrome, pensiun dan PHK adalah salah satu dari faktor tersebut. Bila individu tersebut memiliki jabatan, kekuasaan dan pengaruh yang cukup besar di masa kerjanya, begitu memasuki pensiunsemua itu tidak dimilikinya, sehingga timbullah berbagai gangguan psikis yang
semestinya tidak perlu. Hal ini berdampak negatif terhadap dirinya, mereka mendadak menjadi sangat sensitif dan merasa hidupnya akan segera berakhir hanya karena masa kejayaannya telah berlalu. Kondisi mental dan tipe kepribadian juga sangat menentukan sikap seseorang menanggapi masa pensiunnya

Individu dengan tipe kepribadian yang mempunyai dedikasi yang tinggi
terhadap aktivitas pekerjaan mereka. Mereka bekerja melebihi waktu yang telah
ditentukan dan sering merasa tertantang oleh adanya batas waktu pada masa pensiunya mengatakan bahwa individu dengan tipe tersebut ketika masuk masa pensiun akan merasa gelisah, mudah stress, frustasi, merasa diremehkan dan tidak siap untuk selalu berada di rumah.

Pekerjaan membawa kepuasan tersendiri karena disamping mendatangkan uang dan fasilitas, dapat juga memberikan nilai dan kebanggaan pada diri sendiri (karena berprestasi atau pun kebebasan menuangkan kreativitas). Namun ada catatan, orang yang mengalami problem saat pensiun biasanya justru mereka yang pada dasarnya sudah memiliki kondisi mental yang tidak stabil, konsep diri yang negatif dan rasa kurang percaya diri terutama berkaitan dengan kompetensi diri dan keuangan/penghasilan. Selain itu, masalah harga diri memang sering menjadi akar depresi semasa pensiun karena orang-orang dengan harga diri yang rendah semasa produktifnya cenderung akan jadi overachiever semata-mata untuk membuktikan dirinya sehingga mereka habis-habisan dalam bekerja sehingga mengabaikan sosialisasi dengan sesamanya pula. Pada saat pensiun, mereka merasa kehilangan harga diri dan ditambah kesepian karena tidak punya teman-teman.
Pada orang dengan kondisi kejiwaan yang stabil, konsep diri positif, rasa percaya diri kuat serta didukung oleh keuangan yang cukup, maka orang tersebut akan lebih dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pensiun tersebut karena selama tahun-tahun ia bekerja, ia mengumpulkan pengalaman, keahlian serta keuangan untuk menghadapi masa pensiun.

Usia
Banyak orang yang takut menghadapi masa tua karena beranggapan jika sudah tua, maka fisik akan makin lemah, makin banyak penyakit, cepat lupa, penampilan makin tidak menarik dan makin banyak hambatan lain yang membuat hidup makin terbatas. Pensiun sering diidentikkan dengan tanda seseorang memasuki masa tua. Banyak orang mempersepsi secara negatif dengan menganggap bahwa pensiun itu merupakan pertanda dirinya sudah tidak berguna dan dibutuhkan lagi karena usia tua dan produktivitas makin menurun sehingga tidak menguntungkan lagi bagi perusahaan/organisasi tempat mereka bekerja. Seringkali pemahaman itu tanpa sadar mempengaruhi persepsi seseorang sehingga ia menjadi over sensitif dan subyektif terhadap stimulus yang ditangkap. Kondisi ini lah yang membuat orang jadi sakit-sakitan saat pensiun tiba. Memang, masa tua harus dihadapi secara realistis karena tidak mau menghadapi kenyataan bahwa dirinya telah lanjut umur dan harus pensiun juga membawa masalah serius seperti halnya post power-syndrome dan depresi.

Kesehatan
Beberapa orang peneliti melakukan penelitian dan menemukan bahwa kesehatan mental dan fisik merupakan hal yang mendukung keberhasilan seseorang beradaptasi terhadap perubahan hidup yang disebabkan oleh pensiun. Hal ini masih ditambah dengan persepsi orang tersebut terhadap penyakit atau kondisi fisiknya. Jika ia menganggap bahwa kondisi fisik atau penyakit yang dideritanya itu sebagai hambatan besar dan bersikap pesimistik terhadap hidup, maka ia akan mengalami masa pensiun dengan penuh kesukaran. Menurut hasil penelitian, pensiun tidak menyebabkan orang jadi cepat tua dan sakit-sakitan, karena justru berpotensi meningkatkan kesehatan karena mereka semakin bisa mengatur waktu untuk berolah tubuh .
Penyesuaikan diri dengan masa pensiunnya
Hal ini erat berkaitan dengan rencana persiapan yang dibuat jauh sebelum masa pensiun tiba. Menurut para ilmuwan, perencanaan yang dibuat sebelum pensiun termasuk gaya hidup yang dilakukan akan memberikan kepuasan dan rasa percaya diri pada individu yang bersangkutan. Bagaimana pun juga, perencanaan untuk masa pensiun bukanlah sesuatu yang berlebihan karena banyak aspek kehidupan yang harus disiapkan, dan dipertahankan seperti keuangan , kesehatan, spiritualitas dan kehidupan sosial. Namun, hal ini juga tidak terlepas dari persepsinya tentang hidup dan tentang dirinya sendiri. Orang yang kurang percaya pada potensi diri sendiri dan kurang mempunyai kompetensi sosial yang baik akan cenderung pesimistik dalam menghadapi masa pensiunnya karena merasa cemas dan ragu, akankah ia mampu menghadapi dan mengatasi perubahan hidup dan membangun kehidupan yang baru.

Status sosial sebelum pensiun
Status sosial berpengaruh terhadap kemampuan seseorang menghadapi masa pensiunnya. Jika semasa kerja ia mempunyai status sosial tertentu sebagai hasil dari prestasi dan kerja keras sehingga mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari masyarakat atau organisasi, maka ia cenderung lebih memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik karena konsep diri yang positif dan hubungan sosial yang baik. Namun jika status sosial itu didapat bukan murni dari hasil jerih payah prestasinya misalnya lebih karena politis dan uang maka orang itu justru cenderung mengalami kesulitan saat menghadapi pensiun karena begitu pensiun, maka kebanggaan dirinya lenyap sejalan dengan hilangnya atribut dan fasilitas yang menempel pada dirinya selama ia masih bekerja.

Kiat Memasuki Masa Pensiun
• Yang paling utama adalah bahwa kita harus menghadapinya secara rileks. Ketegangan dan kecemasan tidak akan menjadikan segalanya lebih baik. Anda bisa bercermin dan belajar dari pengalaman keberhasilan dan kegagalan di masa lalu, untuk jadi bahan rencana masa depan.
• Buatlah rencana kegiatan setiap hari
• Lakukanlah kegiatan sosial yang menarik dan mulailah meniti karir di kehidupan sebelum masa pensiun .
• beraktivitas sehingga dapat membangkitkan emosi dan pikiran positif
• Hilangkan perasaan kesepian dan berkomunukasi pada orang-orang terdekat dekat
• Jagalah kondisi dan kesehatan tubuh Anda
• Kurangi dan hilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, mengkonsumsi makanan berlemak tinggi, mengkonsumsi minuman beralkohol atau junk food
• Pergilah mengunjungi tempat-tempat menarik bersama pasangan atau pun teman-teman atau sahabat
• Pertahankan dan kembangkan hobi yang selama ini tidak sempat terlaksana atau ditekuni karena keterbatasan waktu pada saat sebelum pensiun
• Bacalah buku-buku yang membangkitkan motivasi Anda
• Lakukan olah raga atau kegiatan kebersamaan dengan teman-teman yang sifatnya santai
• Jangan biarkan pesimisme menguasai pikiran dan perasaan Anda

2 Responses to “Ada Apa Dengan Pensiun???”

  1. heni March 1, 2008 at 1:05 pm #

    aku tertarik ma post power syndrome nih!!! skripsiku, temanya juga ttg pensiun n post power syndrome..btw, punya info tentang jurnal ato buku post power syndrome g? aku perlu banget..kalo punya, aku minta tlg info n referensinya ya dan jika bersedia membantuku mohon hubungi aku via email…tanks…

  2. heni March 1, 2008 at 1:08 pm #

    emailku mymemoar@yahoo.co.id…tq b4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: